
Jcnews.id – Rupanya dugaan Korupsi pengadaan hewan ternak tahun 2025 di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lampung Selatan berbuntut panjang, bagaimana tidak Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat melalui Ketuanya Saiful azumar akan memanggil Dinas terkait untuk di konfirmasi terkait hal tersebut, dikatakannya kepada media ini Rabu (28/01/2026).
“Akan kita jadwalkan untuk konfirmasi ke dinas terkait tentang dugaan penyalahgunaan anggaran ini, kita liat setelah jadwal banmus ya, ” ungkapnya.
Menurutnya anggaran yang ada didinas itu agar di pergunakan dan dikelola sebaik baiknya, semua untuk kepentingan masyarakat Lampung Selatan, beliau menyayangkan kalau ada dugaan penyalahgunaan anggaran.
” Untuk kedepannya menjadi perhatian kami agar anggaran yang dikelola oleh dinas terkait dipergunakan dan dikelola sebaik mungkin sehingga tidak ada dugaan penyalahgunaan anggaran ini, ” pungkasnya.
diberitakan sebelumnya media ini tentang hibah bantuan hewan ternak yang ada di Lampung Selatan, pada tahun anggaran 2025 yang lalu ini didapati tidak sesuai dan diduga kuat dikorupsi oleh pihak terkait.
Pengadaan hewan ternak ini tahun 2025 di Disnakkes Lamsel bernilai milyaran yakni pengadaan sapi Rp. 744.000.000., Kambing Rp. 243.485.000 serta ayam petelur Rp. 163.350.000.
Untuk kambing satu ekor betina 2.100.000 dan jantan 2.500.000 jenis rambon lokal sedangkan sapi per ekor 12.000.000 sapi betina bakalan.
Sedangkan kepala dinas Peternakan dan kesehatan hewan Dwi Jatmiko sampai berita di terbitkan belum dapat di mintai keterangan awak media jcnews.id telah beberapa kali mendatangi kantor tempat ia bertugas tapi selalu tidak berada di kantor demikian juga kabag peternakan hewan M.Ali tidak bisa di temui sampai saat ini upaya yang di lakukan semua tidak membuahkan hasil akan tetapi media jcnews.id masih membuka ruang bila dinas peternakan dan kesehatan hewan mau meberikan penjelasan.(Red)
