
Lampung Selatan,- Rehabilitasi bangunan Pustu (Puskesmas Pembantu) Desa Sukabanjar, Kecamatan Sidomulyo, diduga dikerjakan secara asal-asalan. Saat dikonfirmasi, salah satu kepala tukang yang enggan disebutkan namanya mengaku bahwa pekerjaan tersebut dilakukan berdasarkan perintah dari atasan.
“Kami mengerjakan rehab Pustu ini sesuai perintah bos. Untuk arahan pemasangan selup tidak ada permintaan. Lagi pula nilai pekerjaannya kecil,” ujarnya.
Menurut informasi, dalam proses rehabilitasi tersebut tidak dilakukan pemasangan selup, padahal komponen tersebut dinilai penting untuk keamanan bangunan. Hal ini memicu teguran dari salah satu bidan Desa Sukabanjar yang merasa khawatir terhadap kualitas pekerjaan.
“Kenapa, Pak, kok tidak dipasang selup? Itu rawan, loh. Nilai kontraknya besar, kok bisa tidak dipasang selup?” tegur bidan tersebut.
Namun kepala tukang kembali menegaskan bahwa tidak ada instruksi dari pihak atas. “Tidak ada permintaan, Bu. Dananya kecil. Bahkan kabarnya anggarannya sudah dijual juga oleh pemenang,” jawabnya dengan santai.
