
KORANLAMPUNG.ID,Lampung selatan–Proyek rekontruksi jalan Lematang-Batas kota Bandar lampung. yang berlokasi di Desa Sabah balau, Kecamatan Tanjung bintang Kabupaten Lampung selatan, menuai sorotan. Pasalnya belum lama selesai Dibangun, jalan rabat beton tersebut sudah mengalami keretakan dan patah.
Selain terlihat retak, proyek pembangunan yang menggunakan anggaran APBD Kabupaten Lampung Selatan itu juga Dinilai gagal kualitas serta mutu yang buruk.
“Jangan-jangan ini proyek asal jadi, ini dana pemerintah yang di ambil dari pajak rakyat, jumlahnya besar, dan harusnya dikerjakan secara maksimal. Kami mendesak pengawasan ketat, termasuk audit menyeluruh jika perlu.”kata HR warga setempat, kepada wartawan Sabtu (15/11/2025)
Selain itu, warga juga mempertanyakan Kualitas pekerjaan talud, menurut warga material dinilai tidak memenuhi standar Disinyalir tidak ada kepengawasan yang ketat.
“Sebelumnya sadari awal kami masyarakat Telah mengamati, saat pengerjaan talud nya juga janggal, material batu yang digunakan bukan batu belah sebagaimana mestinya yang berwarna hitam melainkan batu putih.”ungkap HR.
“Keretakan terlihat memanjang pada permukaan beton. Belum juga ada tanda-tanda perbaikan atau pertanggung jawaban dari pihak kontraktor pelaksana maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kabupaten Lampung selatan.”ujarnya.
Diketahui, Proyek dengan Nomor kontrak: 208/KTR/KONS-BM/DPUPR-LS/APBD/2025 dengan nilai Rp 2.491.278.684 (dua milyar empat ratus sembilan puluh satu juta dua ratus tujuh puluh delapan ribu enam ratus delapan empat rupiah) tersebut dikerjakan oleh CV.WILBI PRIMA PERKASA sebagai jasa konstruksi, dengan masa pelaksanaan 90 hari kalender TA.2025.
Kemudian pembanguan rekontruksi jalan Lematang-Batas kota Bandar Lampung tersebut saat ini menjadi sorotan publik, mulai dari mutu dan kualitasnya yang dinilai buruk, sehingga mengakibatkan pembangunan retak.
Dari berita ini di muat, belum ada keterangan resmi dari pihak konsultan pengawas, Tim kontraktor pelaksana CV WILBY PRIMA PERKASA mau pun Pihak Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan. (FH)
