Senin, September 21News That Matters
Shadow

Gandeng Duta Baca Indonesia, UPT Perpustakaan UIN Raden Intan Lampung, Sukses Gelar Gebyar Literasi Nasional 2026

JCNEWS.ID,BANDAR LAMPUNG — UPT Perpustakaan UIN Raden Intan Lampung sukses menggelar acara Gebyar Literasi Nasional pada Senin, 21 September 2026. Kegiatan yang berlangsung meriah di Lantai 1 UPT Perpustakaan ini dibuka secara resmi oleh Bunda Literasi Provinsi Lampung yang diwakili oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung.
Mengangkat tema “Perpustakaan Hadir Demi Martabat Bangsa: Membaca Itu Sehat, Menulis Itu Hebat,” .

Acara ini dihadiri langsung oleh Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D. Dalam sambutannya, Rektor mengapresiasi kolaborasi strategis ini dan menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam menggerakkan roda literasi demi melahirkan generasi emas yang kritis dan berwawasan luas.

Rektor menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada UPT Perpustakaan UIN Raden Intan Lampung atas inisiatif dan dedikasinya, dan berharap UPT Perpustakaan, dapat terus bertransformasi menjadi perpustakaan yang inklusif, berbasis teknologi, namun tetap kaya akan nilai-nilai spiritualitas Islam dan keberlanjutan lingkungan (green campus).

Sementara itu, Kepala UPT Perpustakaan UIN Raden Intan Lampung, Dr. Eni Amaliah, S.Ag., S.S., M.Ag., juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen nyata untuk menjadikan perpustakaan sebagai pusat transformasi sosial. Menurutnya kolaborasi ini menjadi komitmen nyata kampus dalam mendukung ekosistem literasi yang inklusif dan berkelanjutan. Kegiatan ini merupakan kerjasama UPT Perpustakaan UIN Raden Intan Lampung dengan Forum Literasi Lampung.

Puncak acara diisi dengan pemaparan materi dua Narasumber, Anggota DPRD Provinsi Lampung yang juga merupakan Dewan Pakar Forum Literasi Lampung, H. Ade Utami Ibnu, SE.,MM. dan Narasumber utama, Gol A Gong selaku Duta Baca Indonesia. Tokoh literasi nasional ini membakar semangat para peserta dengan menekankan bahwa membaca adalah modal kesehatan mental dan intelektual, sementara menulis adalah sarana terbaik untuk menunjukkan kehebatan dan kontribusi nyata bagi peradaban.

Acara yang diikuti oleh 270 Peserta, terdiri dari Mahasiswa, Dosen, Pustakawan, Tenaga Kependidikan, penggerak literasi, utusan Organisasi Kemasyarakatan, Duta Kampus, UKM, Pengurus Forum Literasi se-Provinsi Lampung ini berjalan interaktif, ditutup dengan sesi diskusi dan komitmen bersama untuk memperkuat ekosistem literasi di lingkungan kampus dan masyarakat. ##