Sabtu, Juni 27News That Matters
Shadow

Kesehatan

Guna Cegah Kanker, Kemenkes Dorong Masyarakat Rajin Periksa Kesehatan

Guna Cegah Kanker, Kemenkes Dorong Masyarakat Rajin Periksa Kesehatan

Breaking News, Business, Kesehatan
Jakarta, JCNEWS.iD, -  Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid mendorong masyarakat untuk rajin memeriksakan kesehatan, seiring dengan pergeseran penyakit tidak menular termasuk kanker yang semakin besar. “ Kita tau namanya penyakit tidak menular itu ada tiga hal yang lebih banyak berpengaruh mulai dari genetik, lingkungan, dan perilaku, walaupun seringkali kita tidak tahu kenapa kanker ini tapi dari tiga hal itulah kebiasaan-kebiasaan dan perilaku sehat termasuk skrining kesehatan itu menjadi penting,” Kata Nadia dalam diskusi mengenai limfoma hodgkin di Jakarta, Kamis (26/9/2024) Nadia mengatakan, masih banyak masyarakat yang takut mengetahui penyakitnya dan menolak untuk didiagnosis.Hal ini yang juga j...
Mengenal Kanker Serviks : Penyebab, Risiko, dan Pencegahannya

Mengenal Kanker Serviks : Penyebab, Risiko, dan Pencegahannya

Kesehatan
Bandar Lampung, JCNEWS.ID, -  Kanker serviks merupakan salah satu penyakit berbahaya yang dapat mengancam nyawa wanita jika tidak terdeteksi dan ditangani sejak dini.Penyakit ini menjadi ancaman serius bagi kesehatan wanita di seluruh dunia, dengan ribuan kasus baru yang tercatat setiap tahunnya.Kanker serviks disebabkan oleh infeksi Human Papillomavirus (HPV), yang dapat menyerang sel-sel di leher rahim atau mulut rahim. Sayangnya, pada tahap awal, kanker ini sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas. Akibatnya, banyak kasus baru terdiagnosis saat sudah mencapai stadium lanjut. Foto Ist : Ilustrasi Kanker ServiksApa Itu Kanker Serviks?Seorang pembaca, Claudia dari Bandung, mengajukan pertanyaan :” Dokter, apa itu kanker serviks?”dr. Supanji Raharja, Sp.OG ...
Dukung Program Asta Cita Presiden Prabowo, Polres Lampung Tengah Bekuk 7 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

Dukung Program Asta Cita Presiden Prabowo, Polres Lampung Tengah Bekuk 7 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

Breaking News, Kesehatan, TNI & POLRI
Lampung Tengah, JCNEWS.ID, Dalam rangka mendukung program Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto, Polres Lampung Tengah membentuk tim gabungan guna memberantas penyalahgunaan narkoba di wilayah hukumnya.Tim gabungan yang dibentuk, sebanyak 37 personel, mulai dari anggota Satres Narkoba sebanyak 20 anggota, 15 orang anggota dari Sat Samapta, serta 2 orang anggota Propam.Dalam razia narkoba di Lamteng pada Rabu (20/11/2024) tim gabungan Polres Lampung Tengah ini berhasil mengamankan 7 orang tersangka penyalahgunaan narkoba di Kampung Mataram Ilir, Kecamatan Seputih Surabaya Kabupaten setempat.Kasat Reserse Narkoba Polres Lamteng, AKP Widodo mengatakan,” Personel gabungan berhasil menangkap 7 orang sedang pesta narkoba dengan barang bukti berupa 32 paket sabu-sabu dengan berat to...
KPK BONGKAR KORUPSI BPJS KESEHATAN SEBESAR 20 TRILIUN, KASUS YANG TAK PERNAH TERSENTUH

KPK BONGKAR KORUPSI BPJS KESEHATAN SEBESAR 20 TRILIUN, KASUS YANG TAK PERNAH TERSENTUH

Breaking News, Kesehatan, Korupsi
JAKARTA, JCNEWS.ID,  – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru-baru ini mengungkapkan bahwa kerugian negara akibat praktik korupsi di bidang kesehatan, khususnya yang melibatkan BPJS Kesehatan, mencapai sekitar Rp 20 triliun. Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, menyatakan bahwa angka tersebut merupakan 10 persen dari total pengeluaran untuk kesehatan masyarakat di Indonesia. Kasus yang Tak Pernah Tersentuh Dalam pernyataannya, Alexander Marwata menyoroti bahwa terdapat sejumlah kasus yang selama ini tidak pernah tersentuh oleh penegakan hukum. Salah satu bentuk kecurangan yang sering terjadi adalah manipulasi data peserta dan phantom billing yang dilakukan oleh fasilitas kesehatan (faskes) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Praktik ini mencakup tindakan medis yang tidak diperlukan ...
Pasien Lupus di Lampung Butuh Alat Pemeriksaan Kepadatan Tulang

Pasien Lupus di Lampung Butuh Alat Pemeriksaan Kepadatan Tulang

Kesehatan
Bandar Lampung, JCNEWS.ID, Komunitas Odapus (Orang dengan Lupus) Lampung berharap Pemerintah Daerah (Pemda) di Lampung, khususnya pihak Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), dapat menyediakan alat pemeriksaan kepadatan tulang atau Bone Mineral Densitometry (BMD).Ketua Odapus Lampung (KOL), Merli Susanti menyebutkan selama ini pasien Lupus selalu melakukan pengecekan kepadatan tulang ke luar Lampung.Hal itu, membuat mereka harus mengeluarkan biaya atau cost yang relatif tinggi. ” Saya rasa ini sangat penting ya. Kami sangat berharap kepedulian pihak Pemerintah Daerah di Lampung, khususnya pihak RSUDAM ProvinsiLampung, untuk ke depannya agar bisa menyediakan alat BMD,” Kata Merli, dalam keterangannya, saat menggelar Bincang Sehat dalam rangka Hari Radang Sendi Sedunia bert...